Friday, September 11, 2015

Ada Asa Di Pelupuk Lara

Kamis malam di bulan September, aku lupa pastinya pukul berapa. Tanggal 10 tepat satu hari setelah aku kembali lagi ke titik terendah dalam hidup. Aku berjumpa dengan seorang anak laki-laki yang sepertinya masih duduk di bangku entah sekolah dasar atau sekolah menengah pertama. Berbalut sandal jepit kakinya mahir memipihkan kardus agar muat masuk ke dalam karung yang ia bawa. Sempat aku amati beberapa detik, tapi akhirnya aku mengingatnya. Dia anak lelaki yang aku temui saat bulan puasa lalu di depan rumah kost ku. Masih dengan penampilan yang sama, berbalut kaos dan sandal jepit, gigih mencari botol minuman bekas, kardus, dan bahan-bahan lain yang bisa didaur ulang.

Thursday, September 3, 2015

Future Technolgy



Future Technology



A vision of the future technology
Future technology was a first thing appeared in my mind when I saw the video. It brought me to the vision of the future time. The video showed us how awesome the technology is, started from the smart refrigerator which scan everything we put in, and any other smart technology that can bring us a simple living, easiness, and a convenience.

Thursday, July 16, 2015

Untuk Kamu, temanku.

Halo teman, tak kudengar kabarmu sedari setahun yang lalu. Ah tidak, bukan setahun tapi beberapa bulan yang lalu. Apa kamu baik-baik saja? Penuh harap, semoga kamu menjawabnya dengan 'iya'. Kita sudah tak saling berbagi cerita, berbagi kabar, berbagi tawa, berbagi rasa.

Hmmm tak ku sangka semua sudah berlalu, pertemanan kita. Perlahan semua berangsur semu. Mungkin karena kita sudah sama-sama tidak mau saling 'menyentuh', bertanya kabar... kabarmu, kabar keluargamu, kabar keponakan lucumu itu, kabarku, kabar rutinitasku, dan kabar semua tugas yang sering aku bebankan padamu. Hehehehe, kalau dipikir-pikir aku menyebalkan ya? Iya, jawab saja begitu.

Ah iya, terakhir kita saling kabar-mengabari ketika Ayahmu sakit. Bagaimana keadaannya? Semoga Allah lekas mengangkat sakit beliau. Aamiin.

Friday, April 10, 2015

Kepemimpinan



Kepemimpinan
A.      Arti Penting Kepemimpinan
Banyak ahli yang mengemukakan definisi kepemimpinan, beberapanya ada di bawah ini:
Kepemimpinan bagi Stogdill, didefinisikan sebagai “Proses mempengaruhi kegiatan kelompok dalam perumusan dan pencapaian tujuan”.
Bennis dan Nanus (1985a) berpendapat bahwa kepemimpinan sering dikatakan sebagai sebuah mitos, atau setidak-tidaknya mengandung unsur mitos, karena merupakan keterampilan yang langka. “Ia adalah suatu proses insani, penuh dengan uji coba, menang atau kalah, banyak menyita waktu, sesuatu yang kebetulan. Singkatnya, kepemimpinan adalah kharismatik.”
Mantan Presiden Amerika Serikat, Richard Nixon (1982), juga berpendapat bahwa “Kepemimpinan adalah suatu bentuk seni yang unik, yang membutuhkan kekuatan dan visi pada tingkat yang luar biasa. Visi itu memberi inspirasi bai pemimpin agar ia mampu meneruskan inspirasi tersebut pada orang lain.”
Dari pengertian-pengertian diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa kepemimpinan adalah Proses yang menyita banyak waktu dengan kekuatan dan visi yang baik untuk mencapai tujuan.

Saturday, March 14, 2015

Peran Komunikasi dalam Organisasi


Peran Komunikasi dalam Organisasi

A.    Pengertian dan Arti Penting Komunikasi
Secara etimologis kata komunikasi berasal dari bahasa latin yaitu communicatus, berasal dari kata communis yang artinya “berbagi” atau “menjadi milik bersama”, yaitu suatu usaha yang memiliki kesamaan makna atau tujuan.
“Komunikasi merupakan suatu interaksi dimana terdapat dua orang atau lebih yang sedang membangun atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lain yang pada akhirnya akan tiba dimana mereka saling memahami dan mengerti " (Rogers & O. Lawrence Kincaid).
Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerimaan atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka”. (Everett M. Rogers).
Mengacu pada dua definisi komunikasi dari dua ahli di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa komunikasi adalah suatu proses interaksi antara dua orang atau lebih yang meliputi sumber dan penerima untuk menyampaikan informasi atau ide dengan maksud untuk saling memahami, mengerti dan mengubah tingkah laku mereka.