Friday, August 10, 2018

Saturday, July 28, 2018

Don't

The time when you let go off my hand while I was holding you tight,
I thought you were having something urgent,
but,
I saw you, 
avoiding your friend, 
three girls up there, 
you were being ashamed.

You left me behind as I am not your girl,
just like stranger,
who never know each other,

I hate you at that time,
I was upset,
I was the one who were being hurt,
I didn't know why you got way upset than me..

Just don't do that twice,
don't,
don't ask me why if you know exactly the answer,
or I would become a thunder,
who would never like you ever.

Wednesday, January 10, 2018

Thursday, September 28, 2017

M A A F

Sejatinya hati pasti terluka, tergores sudut-sudut kata yang tajam yang bahkan dapat menghancurkan, terluka karena sikap dan perbuatan segelintir manusia karbitan. Lantas kata "Maaf" digadang-gadang sebagai sebuah penawar akan hancurnya perasaan-perasaan itu. Ia selalu saja dikambinghitamkan, disalahkan apabila si pengguna tak kunjung mendapat pengampunan. Maka sering terdengar "Maaf" yang diucap sembarang, berkali-kali, sesering kesalahan dibuat, dan gampangan.

ma.af     

  1. n pembebasan seseorang dari hukuman (tuntutan, denda, dan sebagainya) karena suatu kesalahan; ampun: minta --    
  2. n ungkapan permintaan ampun atau penyesalan: --, saya datang terlambat    
  3. n ungkapan permintaan izin untuk melakukan sesuatu: --, bolehkah saya bertanya    



Ma.af mungkin mengalami peyorasi, menciut maknanya akibat disebutkan berkali-kali, pun hati makin kerdil menerima maaf bertubi-tubi. Bisakah, maaf hanya diucapkan secukupnya? Secukup saat menyakiti? Secukup saat menciderai? Secukup saat waktu dimana tulus masih ada dalam hati?

Mengulangi maaf hanya membuat penat, juga sesak. Apalagi mengucap maaf yang tidak dibarengi dengan perbuatan. Maaf tak sedangkal seperti hanya sekedar kata, tapi maaf adalah sedalam relung.

Untuk kita yang terkadang lupa makna maaf terdalam sesungguhnya, untuk kita yang sering khilaf akan kata dan perbuatan, sesungguhnya kata maaf tak dapat membalut perih yang sudah menjalar di hati, tak dapat membuat yang pecah utuh seperti sebelum ia pernah dipecahkan, dan tak dapat menyembuhkan gores tanpa meninggalkan bekas.

Kata maaf hanya gerbang, namun memaknai kata tersebut ke dalam perbuatan-perbuatan yang mencerminkan "maaf" itu sendiri adalah seperti berjalan menyusuri gerbang itu. Jalannya mungkin berliku, mungkin panjang dan melelahkan, atau mungkin singkat dan cepat, tetapi itulah cara yang benar untuk memaknai maaf yang sesungguhnya.


(Hutami, 9, 29, 2017)

Friday, March 3, 2017

Living with scars on my face

Bismillahirahmanirahim...

Sebenarnya mau berbagi kisah ini sejak lama, sejak mata yang kala itu masih basah, sejak dada masih sesak menerima kenyataan, tapi rasanya terlalu sakit untuk membuka kembali luka yang telah lama mengering.. tapi di sinilah saya sekarang, menceritakannya pada kalian...

Saat SMA dulu saya adalah si periang, si pemarah, si kocak, si pemberani dan si-si aneh lainnya. Saya pemberani, wanita paling berani mati. Bagaimana tidak? Saya kala itu memacu motor sampai dengan kecepatan 100 km/ jam. Bergaya bak pembalap padahal tahu jalanan itu bukan sirkuit balap, padahal tahu pengguna jalan bukan saya saja. "Ah masa bodo, lah! Orang-orang lain juga begitu". Sampai akhirnya di depan motor saya ada juga pengendara yang kelakuannya 11:12 dengan saya, ngebut, seruduk sana-sini, nyalip angkot tanpa tahu di depan ada anak SMA yang sama gilanya dengan dia.

"Aaaaaah"... bukan, bukan saya yang teriak. Itu teman saya yang saya bonceng, Maria, yang teriak, dia takut, pun dengan saya. Tapi saya tidak bisa teriak, yang terasa hanya seseorang-yang entah siapa-seperti menyelimuti saya dengan kain abu. Tidak ada rasa sakit, tapi ada beberapa yang saya ingat. Sebuah motor tadi melaju kencang, menyalip angkot, dan tiba-tiba saja ada di depan saya.

Saya terbangun, kebas rasanya, tidak sakit. Saat bangun, samar-samar yang saya lihat hanya darah, dan dua buah benda putih seperti.... gigi?. Lalu kemudian menyusul suara pria yang lelah, ngos-ngosan, saat mengangkat tubuh saya. Allah maha kuasa, tepat ditempat itu ada sebuah klinik, akhirnya saya dibaringkan di sana.

"Coba kumur", suster menyuruh. Rasanya masih kebas, sedikit perih, banyak pasir, ewh. Si suster menyodok-nyodok rongga mulut saya menggunakan cotton bud, dan banyak kapas..
"Coba kamu bersihkan sendiri", saya bingung, seorang yang sedang payah, yang jarinya sudah bengkok, yang lengannya tiba-tiba kaku, disuruh mengurus dirinya sendiri... Masa bodo, saya lakukan apa yang dia mau. Saya bersihkan menggunakan cotton bud meski lengan sulit terangkat, sodok-sodok, hmmm sepertinya ada yang aneh. Kenapa cotton bud nya bisa meluncur tanpa hambatan ke dalam mulut saya? Hmm.. yang putih tadi, ku kira mimpi, ternyata benar gigiku hehehe..

Setelah itu saya menangis, memikirkan bagaimana caranya bilang ke Bapak. Padahal mau daftar akpol, padahal akpol sudah masuk ke dalam life plan saya... Bagaimana? Ah masa bodo... Bapak yang saat itu baru mau berangkat kerja langsung menjemput aku di klinik, akhirnya kami, aku dan Maria, di bawa ke rumah sakit terdekat, RSUD Cibinong, oleh Pak Samosir, Makasih Om..

Kebas yang saya rasakan teralihkan oleh paras suster di sana, hehehe. Ya, tampan sih... Tapi, dia yang menusuk bibir saya dengan jarum suntik, dia yang bilang luka di bawah hidung saya harus dijahit. Mas, sakit mas.. Saya menggila, itu rasa sakit pertama yang saya rasakan setelah kejadian tadi. Sumpah, saya mengejang, meronta, teriak-teriak sambil menangis sekencang-kencangnya sampai mungkin satu koridor bisa mendengar. Hal tersebut merupakan ekspresi yang paling signifikan yang pernah saya tunjukan seumur hidup saya. Ditemani Maria, dan keluarganya. Mama tidak berani menemani saya, Mama sedih, saya paham, Bapak juga. Ini kali pertama mereka melihat anaknya seperti ini, saya paham, sungguh. Maaf ya, Ma, Pak, anakmu bandel. 

Sudah lebih dari 15 menit ternyata luka di bawah hidung ini belum dapat dijahit, teror pun menghampiri kembali. Si suster tampan menyarankan untuk dibius sekali lagi, dengan jarum suntik yang dapat membuat saya mengeluarkan ekspresi yang paling signifikan di hidup saya. Alhamdulillah Allah maha baik, dokter datang dan bilang "Itu tidak usah dijahit, lukanya dalam tapi tidak perlu dilakukan prosedur itu"... Saya senang, tidak jadi meronta, dan kembali fokus dengan parasnya.. hehehe, bukan, saya fokus dengan masa depan saya, saya mau tes Akpol, tapi.. ah sudahlah. Saya lihat cermin tergantung tepat pada dinding di depan saya. Naluri wanita, saya pun bangun dan bercermin. "Mar, gue serem ya? Hahahahaha" menertawakan diri sendiri, ternyata rasanya lucu menjadi orang dengan fisik seperti itu, seperti yang di cermin.

Butuh waktu lebih dari satu minggu menggunakan masker ke sekolah. Semua penasaran, ingin melihat sesuatu di balik masker itu. Ayolah, ini bukan hal yang pantas dan hal yang baik untuk kalian lihat, bahkan untuk diri saya lihat, sangat menyedihkan. Setelah masker dibuka, saya senang, wajah saya sedikit kembali normal, meskipun si luka di bawah hidung, yang penuh drama itu, belum mau menghilangkan dirinya. Ugh! senang sih, tapi bekas luka yang hampir mengering dengan warna merah dan coklat ini membuat saya tidak terlalu nyaman, dan akhirnya menggunakan masker itu lagi. Sesekali saya buka, gerah ah. Saat kecelakaan, sahabat-sahabat saya tahu kondisi fisik pada muka saya, mereka juga harusnya tahu kondisi mental yang saya alami paska kejadian tersebut...

Selang beberapa hari, salah satu sahabat saya ada yang mengalami musibah. Innalilahi.. kecelakaan motor sama seperti saya. Alhamdulillah lukanya tidak seberat saya. Uniknya sahabat, kami memiliki luka yang hampir sama, sama-sama dibawah hidung. Alhamdulillah sahabat saya tidak patah tulang, tapi tetap tidak dapat dibilang baik-baik saja, karena ia mengalami beberapa luka lecet dan lebam akibat kecelakaan tersebut.

Manusia memiliki respon yang berbeda-beda terhadap hal-hal yang dialaminya, termasuk saya dan teman saya, kami berbeda. Saya mungkin lebih calm, dan tidak terlalu memikirkan hal-hal yang saya alami secara fisik pasca kecelakaan, saat itu yang saya pikirkan adalah plan pengganti setelah Akpol pupus harapan. Saya tidak terlalu terpikir dengan kerusakan fisik pada wajah saya.. Berbeda dengan sahabat saya, Aura Kasih grade ori. Saya saja yang perempuan mengaguminya, parasnya memang cantik apa adanya, serius benar-benar mirip Aura Kasih. Mungkin menurutnya look comes first. Sah-sah saja karena memang manusia berbeda, pun dalam hal respon-merespon musibah.

Singkat cerita... pada waktu istirahat saya sedang duduk-duduk di koridor depan kelas kami, sambil membincangkan banyak hal random. Sahabat saya pun masih membincangkaan soal luka dibawah hidung yang mengganggunya, bukan dengan saya tapi dengan sahabat saya yang lain...
"Mae, aduh ini gimana yaaaa. Sebel deh lukanya ga hilang-hilang"
"..." Saya lupa Mae bilang apa...
"Gimana ya Mae. Sebel lukanya ga ilang-ilang... Masa nanti kaya Si-Ta..."
.
.
.
.
.
Manusia dapat mengingat memori-memori paling membahagiakan, paling menyedihkan, paling menyakitkan di hidupnya. Termasuk saya... Ya masih terekam wajah sahabat saya saat mengucapkan hal demikian, entah apa yang membuatnya tidak melanjutkan kalimatnya. Saat itu saya tidak tahu Maria mendengar sahabat saya berkata demikian. Tapi saya tahu Maria tidak ingin menyakiti saya, maka dari itu dia memilih diam dibanding menanggapi kalimat sahabat saya itu, mungkin Mae juga demikian.

Entah mengapa saat itu ada rasa sakit yang membuat dada saya sesak, yang membuat fokus saya buyar semenjak istirahat, yang membuat saya sedari tadi menulis sahabat dengan format italic, sahabat, yang membuat saya diam saja ketika di rumah.
"Mi, kenapa?" Kata Mama... Kemudia tangis saya pecah.
Saya bilang pada Mama...
"Apa yang salah sama muka, Tami?"
"Emang kalo punya luka kaya gini kenapa?" sambil nunjuk si luka paling dramatis itu, hehe.
"Emang Tami mau kecelakaan? Kalau bisa milih Tami juga kan ga mau, Ma"
"Emang kenapa sama muka Tami sampe-sampe si sahabat aja yang padahal lukanya biasa aja sampe ga mau keliatan kaya Tami?"
.
.
.
.
.
Selama setahun saya hardik wajah saya sendiri, wajah yang diwariskan oleh kedua orang tua saya. Selama setahun saya mencari cara untuk dapat mengenyahkannya. Saya membenci wajah saya, saya benci cermin, saya benci saya. Saya juga benci sahabat saya, sahabat yang bilang saya orang terdekatnya, saya benci dia karena tak melanjutkan kalimatnya. Bukankah lebih baik kalau kau lanjutkan saja, bilang saja "Masa nanti kaya Si-Ta...pir" Sungguh tak apa, lebih baik demikian dari pada tak dilanjutkan, membuatku salah pengertian, sahabat.

Hati saya hancur... bahkan seseorang yang saya anggap paling dekat dengan saya dapat mengeluarkan kalimat itu, bagaimana dengan orang lain? Saya menganggap diri saya rendah, menghindari foto, menghindari orang-orang melakukan perbincangan serius sehingga mengharuskan melihat wajah saya dekat-dekat, saya kecil.

Sesak itu membuat saya melupakan rasa syukur... Naudzubillah...
Saat itu saya orang paling kufur...
Saat itu nikmat tak terlihat...
Sampai akhirnya saya sadar, manusia diciptakan untuk menerangi dunia dengan ilmunya, mengantarkan ilmu dengan akhlaqnya, manusia diciptakan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan kecantikan... Kalau memang demikian seharusnya tabaruj dihalalkan, dan hijab ditiadakan, ya kan?

Hal tersebut merubah perspektif saya, bagi saya semua orang cantik... teman saya bertanya "Tam menurut kamu dia cantik ga?", dan selalu saya jawab "Cantik ah, kenapa?"... "Ah kamu mah semua orang dibilang cantik." Ya, karena memang begitu..

Siapa yang berani bilang kamu jelek? Siapa dia yang melecehkan ciptaan Allah? Siapa dia yang bilang ciptaanNya jelek? Siapa dia berani menghina orang tuamu yang telah mewarisi tiap gurat wajah dan tubuhmu? Siapa dia yang berjalan dimuka bumi dengan angkuh?

Mereka yang berani menghinamu karena bentuk fisikmu mungkin lupa, kalau Allah ingin memberi luka diwajahnya, dan memar ditubuhnya, maka jadilah..

Alhamdulillah, meski terbilang lama namun hal tersebut justru merubah hidup saya. Membuat saya merasa bersyukur memiliki si luka yang paling dramatis dan mampu membuat saya bergejolak, hehehe. Membuat saya tak jadi ingin mengenyahkannya. Insya Allah saya mau terus hidup berdampingan dengan si luka, si motivator, si cermin, si hidayah. Meski terkadang masih terpikir, kira-kira ada gak ya laki-laki yang menerima saya dengan luka ini? Meski terkadang juga terpikir laki-laki baik melihatmu dari akhlak dan imanmu... Aamiin...

Saturday, October 22, 2016

Random Thought #1

All of us must have some random thought which suddenly appears through our mind. Begitupun aku... Ingin kutulis semua pemikiran-pemikiran acak ini sedari sebulan yang lalu, saat semangat mulai menyeruak, tapi bingung merundung. Harus mulai dengan yang mana? pikirku sekejap... dan setelahnya aku menghilang. Niat menulis ini terurungkan karena tersendat tugas-tugas akhir yang rasanya kemarin-kemarin tiada berakhir.

Baiklah biarkan topik ini mengawali konten Random Thought-ku.

I ain't the same person whom I used to be...

Yup... kurang lebih begitu. Tiba-tiba terpikir bahwa ternyata dibanyak hal aku merasa menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari aku yang dulu. Tiba-tiba juga aku memikirkan hubunganku dengan orang tuaku dulu. Dulu hubungan kami cukup rumit, bahkan susah untuk berkata "Aku sayang, Mama" atau "Aku kangen, Bapak" dsb. Mungkin karena memang sejak kecil kami tidak terbiasa mengungkapkan perasaan kami kepada satu sama lain.
Dulu gengsi merayakan hari Ibu, gengsi peluk Bapak dan bilang "Selamat ulang tahun, Bapak".
Dulu mereka sibuk, sampai-sampai harus minta tolong tukang ojek langganan yang mengantar aku sekolah untuk mengambilkan rapot.
Dulu mereka orang tua baru, dan aku anak pertamanya. Jadi trial and error berlaku saat mendidikku.
Dulu kami hanya menyapa dalam sepi, bilang "I love You" hanya di dalam hati.
Seringnya kami bercanda, sampai tenggelam dalam tawa, tapi lupa esok lusa usia sudah bertambah.

Ya.. usia sudah bertambah, tak lagi muda. Mungkin esok aku, adikku, atau kedua orang tua kami "kembali"...
Kata "Kembali" itu yang membuatku merubah diri menjadi bukan aku yang dulu lagi. Bukan aku yang enggan mengungkapkan sayang, dan cinta kepada mereka yang memang bermakna, terutama keluarga.

Mereka sudah tua, aku pun tak lagi muda
Inginku berikan semua yang aku punya
Rasa, cinta, dan asa
Kepada Bapak dan Mama

Hanya butuh waktu tidak kurang dari seminggu. Setiap pagi kalau Bapak berangkat kerja dan aku telah terbangun, aku tak ragu mencium kedua pipi Bapak. Setiap diantar kuliah menggunakan motor sampai ke depan jalan, aku tak enggan lagi mencium kedua pipi Mamaku. Biar, biar yang melihat iri...

Kalau Mama telepon bertanya apapun, minta titip apapun, akan ku akhiri telepon tersebut dengan bilang "I Love You, Mama".
Kalau Bapak telepon sore atau malam minta dijemput di depan jalan, akan ku akhiri telepon tersebut dengan bilang "Tunggu ya Bapakku sayang, aku jalan sekarang" sambil cekikian disebrang sana. Biar, biar yang mendengar iri...

Kalau Ais mengirimkan pesan whatsapp dan bertanya sesuatu, akan aku balas dengan "Ada apa sih dedek sayang" yang sudah pasti dijawab dengan "Jijik lu mba" hahaha.
Tak segan kupeluk Ajeng, kemudian kuciumi pipinya lalu setelah itu terbahak-bahak dan lari, padahal tahu dia benci dicium. Tak gengsi lagi memeluk Riri, bersekongkol dengan Ais dan Ajeng kemudian mencium Riri bergantian, padahal tahu itu hal yang paling menjijikan. Tapi aku menikmatinya...

Aku mulai menikmati hari-hari sebagai anak pertama, sebagai Kakak dari adik-adikku. Karena esok, aku tak tahu dapat melihar mereka lagi atau tidak. Karena esok, siapa tahu mereka sudah bertambah dewasa sampai-sampai lupa sudah tidak serumah. Karena esok, esok, dan esoknya lagi rumah pasti tak seramai sekarang. Karena esok, esok, dan esoknya lagi, orang tuaku sudah tidak sesegar sekarang untuk bercanda dengan anak-anaknya. Jadi kapan lagi?

Ada waktunya kami harus berpisah, Riri hijrah pertama, untuk sekarang dan tiga tahun ke depan, Ajeng akan berkuliah dan aku paham betapa sibuknya hal itu. Faiz juga akan sibuk dengan ujian-ujian kelulusannya kelak... Aku akan sangat merindukan ini...

Aku ingin membuat semua orang iri, iri dengan keluargaku, dan iri dengan orang tuaku. Biar... biar yang membaca iri..
Aku berharap mereka yang sama sepertiku dulu, bisa menjadi lebih baik, bisa mengungkapkan perasaannya lebih luas dan bebas. Karena waktu tak akan memberikanmu kesempatan, waktu terlalu arogan untuk menunggumu berubah...

Wednesday, September 21, 2016

SARMAG Universitas Gundarma



Selamat datang dan berlaga di medan perang! *ealah. Selamat yaaa buat kalian yang masuk ke kelas 2KA88 a.k.a SARMAG SI 05. Selamat menderita *haha ketawa jahat*. Aku kira awalnya SARMAG dibekukan karena tidak ada kelas SARMAG untuk angkatan 2014 kemarin. Sempet sedih sih karena berarti kami SMSI 04 merupakan angkatan terakhir SARMAG, tapi ternyata... di BAAK ada daftar mahasiswa kelas KA88 waaaah :D

Tapi menurutku perekrutan mahasiswa SARMAG angkatan 2015 ini sedikit unik dan berbeda karena sudah ada daftar kelas terlebih dulu sebelum adanya seleksi. Agak bingung sih karena untuk angkatan aku, kelas kami baru muncul di BAAK gunadarma officially as 2KA88 saat perkuliahan di SARMAG sudah berlangsung kurang lebih 1 bulan *cmiiw Atau mungkin untuk kelas SARMAG angkatan 2015 ini tidak ada proses seleksi berupa TOEFL dan wawancara, jadi hanya sebatas seleksi dari IPK? Entah lah.. mungkin kalian yang merasa namanya ada pada gambar di atas bisa bantu menjawab dan berbagi pengalaman seleksi kalian di kolom komentar ^^

Oh iya pada postingan kali ini aku mau sedikit berbagi cerita pengalaman aku seleksi SARMAG, dan mau ngejelasin sedikit tentang "Apa itu SARMAG?". Enjoy reading!

Waktu itu.. (aku lupa tepatnya kapan) pokoknya aku dapat sms dari kampus yang inti dari isi smsnya menginformasikan kalau aku berhak mengikuti seleksi SARMAG. Waaahhh sempet seneng dan kaget haha, karena dari dulu aku gak pernah (sama sekali) mau masuk SARMAG. Bahkan sampe ada temen aku yang nanya "Tam, gimana kalo nanti lo dapet tawaran SARMAG?" dan aku jawab dengan tegas dan yakin "Gak ah, ngapain langsung S2 nanti gue mau kerja dulu, ga mau S2 kayanya" dan.... pas dapet sms dari kampus mengenai seleksi SARMAG aku langsung galau berat.. duh ilah. Pas pulang ke rumah curhat ke orang tua, dan minta pendapat mereka bagaimana baiknya. Apakah dilanjutkan saja atau tidak, karena jujur saat itu melihat kondisi orang tua yang harus membiayai adik aku kuliah di IPB beserta tetek bengeknya aku merasa seleksi SARMAG adalah sebuah opportunity yang sayang banget untuk dilewatkan.

Briefing pertama. Aku coba untuk hadir karena ingin tahu dengan jelas tentang apa dan bagaimana SARMAG itu. Dari briefing pertama aku jadi tahu bahwa SARMAG adalah program Sarjana Magister yang diselenggarakan oleh Universitas Gunadarma bagi mahasiswa-mahasiswanya yang terpilih (cie kepilih) dan lolos hasil seleksi untuk menyelesaikan kuliah S1 lebih cepat dari mahasiswa reguler, dan langsung lanjut S2 dengan beasiswa. Siapa sih yang gak mau ikut SARMAG? Tapi Gundar memberikan itu gak cuma-cuma, bagi mahasiswa yang terpilih dan menyetujui untuk kuliah pada program ini, mahasiswa tersebut terikat kontrak dengan Universitas Gunadarma untuk mengajar (jadi dosen) dengan masa pengabdian 2n+1 dimana n adalah tahun kalian dibiayai beasiswa S2. Jadi contohnya gini. Kuliah S2 itu kan selama kurang lebih 1.5 tahun, nah artinya aku punya masa jabatan 2(1.5)+1= 4 tahun. Lamaaaaaa.... wkwkwk Eits tapi 4 tahunnya itu terhitung dari kbm S2 berlangsung, jadi saat aku sudah mulai perkuliahan S2 dan dapat jadwal mengajar artinya itu sudah mulai dihitung masa pengabdian, yang intinya aku setelah S2 punya masa pengabdian kurang lebih 2 tahunan lagi.. Semoga ga bingung yaa...


Oh iya waktu itu sempet tergiur dan merasa yakin untuk ikut program SARMAG adalah karena ada kesempatan lain yang ditawarkan oleh pihak kampus seperti:
1. Mahasiswa SARMAG akan diberikan jadwal untuk menjadi Asisten Lab
2. Setiap bulannya akan menerima uang saku sebesar (rahasia dong :p)
3. Fasilitas laptop core i7 untuk jurusan SI & TI, sedangkan untuk jurusan lainnya dapat fasilitas laptop core i5

Mayan khaaannnn???? wkwkwkwkwkwkwk :":":":"

Tapi hal-hal di atas tidak ada pada poin-poin kontrak yang nantinya harus ditandatangani. Jadi dulu tuh aku tanda tangan kontrak di atas materai dengan poin-poin ketentuan SARMAG gitu deh lupa isinya apa aja, dan persetujuan yang dibuktikan dengan penandatanganan kontrak itu pasti dan harus dilakukan bagi mahasiswa yang ingin mengikuti program SARMAG. Aku cuma mau ingetin aja sih, sebelum benar-benar yakin dan menandatanganinya alangkah baiknya kontrak tsb dibaca dengan seksama kalau ada poin-poin yang dirasa kurang jelas dan merugikan lebih baik kalian tanya langsung pada saat briefing. Oh iya dapet surat kontrak itu kalau ga salah pas briefing ke dua, dan kontrak itu ga mesti diisi pas briefing ke dua (boleh dibawa pulang) jadi kalian bisa diskusi dulu dengan orang tua, tanda tangan kontrak didampingi orang tua jadi ga ada beban hehe aku sih dulu gituuu...

Oh iya dari poin-poin di atas ada yang tidak (belum) terealisasi, doain aja ya semoga cepat terealissasi... Aamiin.

Satu hal sebagai reminding buat semua mahasiswa yang ingin masuk SARMAG. Kalian kalau sudah memilih untuk kuliah di program SARMAG harus siap mental, dan tenaga, juga perasaan (loh). Kalau kata orang anak SARMAG itu bisa stress (yaelaa boy). Iya sih emang di SARMAG banyak banget tugasnya (sepanjang masa kaya kasih ibu), emang di SARMAG tingkat kesulitannya tugasnya tinggi dengan deadline yang sempit. Tapi justru itu yang buat aku pribadi bikin aku makin semangat karena nantinya usaha-usaha itu (begadang, ngejar dosen untuk ngisi kuesioner, ngantuk parah pas jam kelas, presentasi yang mesti mateng dan berkelas, temen-temen yang super) bikin aku jadi mahasiswa yang punya kualitas lebih, able to work under pressure, able to present something different in sophisticated way, able to think out of the box, and much more.

Dan satu hal yang paling bikin aku baper saat memutuskan untuk ikut program SARMAG adalah, saat itu (sampai sekarang) aku belum tahu dan belum siap untuk beda waktu sama temen-temen deket aku dari kelas satu. Buat ngumpul susah, anak SARMAG libur anak reguler masuk, pun sebaliknya, jadi siap-siap baper yaaa hehehehe :"

Sekian yang bisa aku ceritain sedikit tentang SARMAG, semoga membantu kalian untuk memutuskan masuk SARMAG atau tidak hehe. Tunggu ya cerita-cerita seputar SARMAG di waktu yang lain.

Thanks for reading ^^





Tuesday, September 6, 2016

Review - Crystal Body Deodorant Stick

          Bau badan merupakan masalah yang "gak banget" khususnya untuk para perempuan. Apalagi bagi perempuan yang kondisi ketiak nya cocok-cocokan dengan produk deodorant yang beredar di pasaran kaya aku. Sampe aku pusing sendiri karena sering gonta-ganti produk deo yang "pastinya" mengandung bahan kimia. Kebayangkan gimana jadinya si Ms. K kalau sering gonta-ganti deo? Warna kulit ketiak bisa hitam, yang lebih parah bahkan bisa iritasi.

Akhirnya pada bulan Agustus lalu aku searching tentang produk deodorant yang aman dan cocok sama aku. Aku simak semua review dari beauty vlogger, dan beauty blogger yang bahas tentang produk deo. Sampai akhirnya aku nemu review tentang Crystal Body Deodorant Stick. Awalnya aku beli ini karena sudah desperate dengan produk-produk deo sebelumnya yang pernah aku pakai. Pernah bertahan sama produk merek R, hasilnya bisa tahan lama tapi bikin bajuku berubah warna jadi kuning, beralih ke produk merek N, ga terlalu ampuh karena harus oles tiap kali berkeringat. Balik lagi ke produk R terbaru tapi malah merubah bau badan aku setiap kali berkeringat (ga bau tapi ga wangi, jadi aneh). 

          Aku beli Crystal Body Deodorant Stick di Pratwonam Shop, Tokopedia seharga Rp. 75.000 dengan ukuran 40gr, tinggi 7cm. Bentuknya kecil tapi katanya sih ini tahan sampai satu tahun w.o.w! Benar atau engga nya produk ini tahan sampai 1 tahun aku juga kurang tahu, karena aku baru menggunakan produk ini selama 2 minggu. Crystal Body Deodorant Stick ini dibalut dengan kemasan berbahan plastik yang bisa kalian lihat pada gambar di bawah


      Crystal Body Deodorant Stick ini terbuat dari garam mineral alami yang mencegah bau badan dengan cara melindungi ketiak dari bakteri penyebab bau. Benar-benar murni garam mineral. Bentuknya seperti batu tawas seukuran jempol (aku) hehehe seperti gambar di bawah ini.

         Cara pengaplikasiannya agak ribet. Crystal Body Deodorant Stick ini harus dibasahi dulu dengan air sebelum dioleskan di daerah ketiak yang sudah dibersihkan sebelumnya, tidak seperti deo lain yang bisa langsung oles. Crystal Body Deodorant Stick ini juga tidak memberikan wangi seperti saat mengaplikasikan produk deodorant lain yang punya berbagai macam varian wangi. Oh iya, untuk menyimpan si deodorant stick ini juga harus hati-hati. Jangan disimpan di area yang menggunakan marble atau granite ya girls :). Petunjuk pemakaian sudah ada di kemasan belakang yang bisa kalian lihat pada gambar di bawah ini.



          Oh iya sedikit cerita nih, pada pemakaian sampai dengan 5 hari pertama deo ini masih belum menghilangkan bau badanku. Awalnya sih kesal karena aku pikir deo ini sama sekali ga memberikan efek pada ketiakku. Tapi setelah sabar dan melanjutkan pemakaian di hari berikutnya akhirnya si Crystal Body Deodorant Stick ini memberikan efek pada ketiak aku (hehe), mungkin karena selama lima hari itu si Crystal Body Deodorant Stick ini menetralisir bahan kimia dari deodorant sebelumnya yang pernah aku pakai. Tapi setelah lewat dari lima hari pemakaian awal hasilnya sangat berpengaruh terhadap BB aku. Such a magic! Meskipun aku berkeringat tapi BB aku ga muncul, lhooo. 

Kelebihan:

  1. Travel-friendly untuk ukuran 40g
  2. Ampuh mengusir bau badan setiap digunakan setelah pemakaian 5 hari pertama
  3. Bebas bahan kimia
  4. Tidak meninggalkan bekas noda di daerah ketiak pada baju
  5. Menahan bau meskipun berkeringat

Kekuragan:

  1. Pengaplikasiannya sedikit rumit
  2. Harga terbilang mahal untuk deodorant dengan berat 40g

         Aku bakalan repurchase deo ini lagi, dan aku kasih nilai 4 dari 5! Semoga review ini bermanfaat bagi kalian, khususnya yang punya masalah dengan bau badan. Tunggu review aku selanjutnya ya, girls ^^





Thursday, August 25, 2016

My Cashback Buddy, Shopback

https://static.shopback.com/uploads/banners/1279/SB-FBProfile.jpg
Pertama kali kenal Shopback itu dari Line Shopping. Kepoin akunnya dan liat-liat penawarannya bikin aku kepincut dan akhirnya memutuskan untuk add Official Account-nya Shopback dan langsung daftar di Shopback Awalnya aku pikir Shopback itu sejenis Market Place atau toko online kaya La**da, Toko**dia, Buka**pak, dll. Tapi ternyata Shopback itu kaya Mall tempat bernaungnya para Market Place dimana kalian bisa belanja online sambil ngumpulin uang. 
Ih kok bisa? Belanja kan ngeluarin uang, kok malah sambil ngumpulin uang?
Nah ini dia nih hal-hal yang bisa jawab pertanyaan kalian sekaligus alasan aku kenapa memilih menggunakan Shopback pada saat belanja di toko online...

1. Cashback
Ini nih keuntungan utama yang paliiiiiing aku suka. Yak sesuai dengan namanya Shopback.. When You shop, You get something back. That "Something Back" is Cashback. Jadi aku, kamu, dan dia yang menjadi kita (cieelah), bisa dapetin Cashback saat belanja online di Shopback. Cashback-nya ga tanggung-tanggung lho, girls. Shopback menawarkan Cashback sampai dengan 50% yang tentunya bisa bikin belanja hemat banget. Ibaratnya dari 100rb uang yang harus aku keluarkan, aku bisa dapet cashback 50rb artinya sama aja aku belanja dengan harga 50rb untuk barang seharga 100rb. Hemat kan? Nah untuk dapetin cashback itu caranya gampang banget, cukup daftar di Shopback -> Belanja -> Claim Cashback. Daftar di Shopback bisa gunain link yang aku kasih. Setelah kalian klik link tersebut maka kalian langsung masuk ke halaman seperti gambar di bawah.

Bagi kalian yang daftar melalui link yang ada di blog ini maka kalian akan masuk ke halaman seperti gambar di atas dan akan langsung dapetin bonus cashback sebesar Rp.45.000 setelah melakukan pendafataran. Bonus tersebut kalian dapetin karena daftar melalui kode referral aku, kalau daftar langsung melalui website Shopback kalian juga tetep bisa dapetin uang lhoo sebesar 20rb, but it depends on you, girls. Lanjut yaaa.. Kalian cukup masukan email kalian yang masih aktif dan masukkan juga password untuk akun shopback kalian. Lalu klik Daftar.

Setelah daftar dan melakukan verifikasi melalui email kalian, kalian bisa mulai deh belanja di toko online yang tertera di Shopback dengan klik salah satu toko online yang kamu tuju, lalu klik "belanja sekarang" seperti gambar di bawah. Selama berbelanja tab Shopbacknya jangan di close yaaa, girls. Besaran cashback masing-masing toko online itu beda-beda contohnya kaya cashback yang bisa kalian dapetin dengan berbelanja di La**da, dan ada syarat dan ketentuannya seperti gambar di bawah..



Setelah berbelanja di toko online pilihan kalian, maka cashback akan masuk dalam jangka waktu 2-5 hari dan dapat diklaim dalam jangka waktu kurang lebih 25 hari setelah belanja. Wuenak tenan to? Aku sih suka banget sama cashback buddy aku ini si Shopback, karena bisa nabung saat lagi belanja hohoho (maklum mahasiswa)

2. Promo

Selain ngasih cashback, Shopback juga sering adain promo menarik, girls. Promo yang lagi happening banget adalah promo Shopback Mobile App dimana kita bisa langsung dapetin bonus tunai sebesar 45.000. Nah, selain promo menarik yang diadain sama Shopback aku juga biasa lihat-lihat promo terbaik di toko-toko online populer setiap hari. Jadi aku ga perlu bingung tuh buat nyari toko online dengan promo terbaik, semua bisa aku dapetin di Shopback. Maklum ya aku mahasiswa yang suka banget promo atau diskonan hehehe, jadi selama pakai shopback aku pasti cari-cari promo menarik biar bisa mengeluarkan budget seminimal mungkin saat belanja online. Nah jadi lebih hemat deh ditambah sama cashback yang udah pasti aku dapetin setiap belanja online hehehehe.


3. Diskon & Kupon

Selain cashback dan promo menarik, kalian juga bisa dapet Diskon & Kupon. Diskon & Kupon ini sangat menguntungkan banget sih karena ada yang sampe 60% #BOOM!. Tapi sejauh ini aku belum pernah menggunakan kupon & diskon soalnya belum mau belanja di toko online tsb. Jadi aku hanya memanfaatkan cashback dan promo menarik saja, mungkin soon bakalan cobain juga nih diskon dan kuponnya >_<.


Nah.. itu dia girls alasan kenapa pakai Shopback itu sangat amat menguntungkan buat aku. Selain dapat cashback, aku juga bisa dapetin promo, diskon, dan kupon. Ihiw! Ke empat hal tersebut bikin belanja online jadi hemat. Mahasiswa kaya aku kan senangnya belanja hemat hehehehe, jadi shopback sangat amat menguntungkan buat aku. Gimana dengan kalian?

Belanja hemat? Shopback-in aja! www.shopback.co.id

Friday, August 12, 2016

The Peter Pan Syndrome

https://images-na.ssl-images-amazon.com/images/I/81hoUMjbCQL.jpg

JM Barrie (1860-1937) adalah seorang sastrawan dari Skotlandia yang menulis cerita anak dengan tokoh utama Peter Pan. Ia menggambarkan Peter Pan sebagai bocah lelaki nakal bersayap yang secara magis menolak untuk menjadi dewasa dan serba kekanak-kanakan, yang pada akhirnya membuat Dan Killey (1983) menjadikannya sebuah penyakit psikologis, The Peter Pan Syndrome.
The Peter Pan Syndrome atau dalam Bahasa Indonesia disebut dengan Sindrom Peter Pan merupakan suatu fenomena psikologis sosial dimana seorang pria menolak untuk menjadi dewasa. Dinamakan demikian karena memang "Peter Pan" menolak untuk menjadi dewasa agar tidak kehilangan masa kanak-kanaknya. 
The Peter Pan Syndrome ditujukan kepada laki-laki dewasa yang secara psikologis, sosial, dan seksual tidak memiliki kematangan. Hal-hal tersebut dapat ditunjukan dari pola perilaku laki-laki yang pengidap The Peter Pan Syndrome. Ciri-ciri perilaku tersebut adalah:
1.     Cenderung tidak bertanggung jawab
2.      Suka melawan
3.     Manja
4.     Sulit berkomitmen
5.     Bukan Pekerja Keras
6.     Mudah marah jika keinginannya tidak terpenuhi
7.     Narsis
8.     Mengalami ketergantungan pada orang lain bahkan dalam hal-hal kecil
9.     Jago melakukan manipulasi untuk membuktikan bahwa dirinya benar
10. Memiliki keyakinan yang melampaui hokum dan norma masyarakat
11. Enggan untuk hidup sendiri tetapi selalu merasa sendiri
12. Tidak berani mengambil keputusan dan menanggung resiko
13. Mudah sakit hati
14. Tidak dapat menerima kritik
15. Kurang percaya diri
16. Pemberontak
17. Menolak berhubungan dengan lawan jenis

The Peter Pan Syndrome ini muncul akibat dari salahnya pengasuhan yang diberikan orang tua saat laki-laki tersebut masih kanak-kanak. Orang tua selalu melindungi sehingga cenderung membela saat anaknya melakukan kesalahan, orang tua selalu mengikuti keinginan si anak  yang justru merupakan hal yang salah kaprah. Ketika si anak selalu menerima perlindungan bahkan ketika mereka salah, maka disitulah anda tidak mengajarkan mereka untuk bertanggung jawab dan mandiri. Hal tersebutlah yang akhirnya membentuk pola perilaku si anak selalu menjadi kekanak-kanakan meskipun mereka berada di usia yang sudah tidak dapat disebut anak-anank.
Seorang laki-laki yang memiliki sindrom ini tidak dapat hidup tanpa sosok orang yang selalu mengerti, membela, memberikan apa yang mereka mau, dan melindunginya. Bahkan laki-laki dengan sindrom ini harus memilki istri yang perilakunya 11:12 dengan pola asuh orang tua laki-laki tersebut, dan apabila ia tidak mendapatkannya hal tersebut biasanya berujung kepada dua hal, pernikahan mereka akan mengalami perceraian, atau laki-laki tersebut akan sering “pulang kampong” ke pada orang tuanya untuk selalu merasa terlindungi.


Referensi:

Saturday, July 30, 2016

Tips & Trick: Belanja Online dengan Aman di Instagram

http://www.zoline.co.za/images/online-shopping-ecommerce-ss-1920.png

           Halo kali ini saya akan membagikan tips & trick berbelanja online yang aman di Instagram. Semoga post ini memberikan manfaat bagi kalian yang akan, sedang, atau pernah berbelanja online. Sedikit menceritakan pengalaman pribadi Adik saya yang sempat tertipu saat berbelanja via online di Instagram. Barang yang dipesan Adik saya selama 3 minggu tidak sampai, dan tidak ada itikad baik dari owner online shop tersebut untuk menerangkan kejelasan barang yang dipesan adik saya. Saat ditanya via whatsapp tidak ada tanggapan sama sekali dari pihak online shop, padahal pesan singkat adik saya sudah terbaca. Karena merasa geram, saya mencoba untuk menghubungi customer service yang tertera di akun Instagramnya. Setelah mencoba menelepon sebanyak lima kali, telepon saya tidak kunjung diangkat. Saat saya menelepon menggunakan nomer rumah akhirnya diangkat oleh pihak OS tersebut, namun tidak ada orang yang menanggappi panggilan saya hanya ada suara orang sedang mengobrol di seberang sana. Akhirnya dengan sangat kesal saya menutup tlp setelah sebelumnya mengeluarkan unek-unek  karena merasa tertipu oleh online shop tsb. Setelah tiga hari, tidak disangka ternyata adik saya mendapat kiriman paket atas nama online shop tsb, setelah dicek isi paketnya adalah ZONK!. Barang yang dikirim hanya satu, padahal adik saya telah membayar sejumlah dua barang, dan parahnya lagi barang yang dikirim bukan barang pesanan adik saya. Entahlah, saya sangat tidak mengerti maksud online shop tersebut, jujur saja saya merasa dikerjai oleh OS tidak bertanggung jawab itu. Padahal awalnya kami sangat memercayai OS tersebut, karena Mama saya pernah melakukan transaksi dengan yang bersangkutan, dan barang pesanannya sesuai dan sampainya pun sesuai dengan estimasi lama pengiriman. Hal yang disayangkan adalah tidak adanya itikad baik dr pihak OS untuk melakukan refund terhadap transaksi dengan Adik saya dan malah mengirim barang yang SAMA SEKALI TIDAK SESUAI baik dari kondisi barang maupun jumlah barang yang dikirim. OS tersebut melakukan block pada akun Instagram adik saya sesaat setelah adik saya menanyakan kejelasan barangnya di kolom komentar. What on earth is  "diarachmastore_jogja" doing?

Oke baiklah sekarang langsung saja saya jelaskan tips & trick nya.

1. Indonesia Blacklist

           Langkah yang bagus untuk memulai online shopping yang aman adalah dengan melihat apakah online shop yang akan melakukan transaksi dengan kalian pernah mempunyai catatan buruk atau tidak. Indonesia Blacklist merupakan akun instagram yang menyediakan daftar akun onlineshop  dan akun personal di instagram yang memiliki catatan-catatan buruk berupa segala bentuk penipuan. Ada baiknya kalian melakukan cek & recek terhadap akun online shop sebelum kalian memutuskan untuk melakukan online shopping via instagram di https://www.instagram.com/indonesiablacklist/. Hal tersebut menurut saya akan sangat membantu kalian untuk mensortir online shop nakal dari list kalian. 

2. Customer Testimony 
http://zonabeli.com/img/cms/Testimoni2.JPG


           Online Shop dengan kiprah yang baik biasanya sudah memiliki banyak testimoni dari pada customernya. Anda akan menemukan banyak screenshot transaksi antara online shop tersebut dengan para customernya. Makin banyak screenshot transaksi yang ada di akun instagram sebuah online shop Insya Allah semakin baik pula tingkat kepercayaan online shop tersebut. Tetapi kalian tetap harus hati-hati karena banyak juga penipuan online shopping di instagram yang menggunakan screenshot palsu, mereka biasanya mencuri screenshot milik online shop lain. Jadi, apabila anda menemukan hasil screenshot yang sama anda patut curiga.

3. Resi Pengiriman Barang
http://vimax-original.net/wp-content/uploads/2015/06/bukti-resi-vimax.jpg

           Selain menampilkan screenshot transaksi, kebanyakan online shop juga membagikan resi pengiriman dari hasil pengiriman barang yang pernah mereka lakukan. Hal tersebut bertujuan untuk meyakinkan para calon customernya bahwa online shop mereka memang trusted. Resi pengiriman tidak hanya ditampilkan dengan membagikan foto fisiknya, tetapi ada juga online shop yang hanya menampilkan nomor resinya di kolom caption foto mereka di instagram. Jadi bagi kalian calon buyers jangan ragu untuk bertanya tentang resi pengiriman yang pernah dilakukan oleh calon online shop yang akan melakukan transaksi dengam kalian.

4. Followers & Likes



           Followers dan Likes merupakan salah satu indikator yang menentukan kualitas sebuah online shop. Semakin banyak jumlah followers sebuah akun online shop seharunya semakin banyak pula likes yang didapat oleh akun online shop tsb. Nah, hal ini yang kurang diperhatikan oleh adik saya saat melakukan online shopping via instagram. Jumlah likes dan  followers sangat berbandik terbalik seperti yang dapat kalian lihat pada gambar di atas. Jumlah followers yang banyak dengan jumlah likes yang dapat dihitung jari sungguh tidak masuk di akal. Paling tidak sebuah online shop dengan jumlah followers di atas 2000 orang memiliki jumlah likes paling sedikit 1000 orang. Kalian patut curiga, maraknya jual beli followers robot yang ditawarkan oleh akun penyedia jasa suntik followers membuat kredibilitas para online shop diragukan, apalagi online shop dengan jumlah followes dan likes yang tidak seimbang. 

PS: Foto tersebut diambil dari online shop x, dan bukan merupakan online shop yang menipu adik saya. 

5. Keaslian Foto & Deskripsi Barang



           Sebelum melakukan transaksi menjadi hal wajib untuk menanyakan kepada pihak online shop mengenai keaslian foto dan detail barang. Foto menggambarkan bentuk dari barang yang akan anda pesan, namun apabila foto tersebut merupakan foto curian dari online shop lain maka anda harus siap-siap tertipu atau paling tidak merasa kecewa karena barang yang sampai tidak sesuai dengan foto yang ada di akun online shop tersebut. Seperti yang bisa kalian lihat pada gambar di atas, foto yang digunakan oleh online shop tersebut merupakan REFERENSI yang artinya online shop tersebut tidak menampilkan foto asli dari barang dagangan mereka, dan lihat detail foto apabila ditemukan hal-hal aneh seperti pada foto kedua ada coretan putih  yang tidak jelas seperti menutupi sebuah tulisan atau sesuatu, yang menurut saya menutupi watermark yang menempel di foto tersebut. Maka apabila kalian menemukan hal-hal seperti gambar di atas, saya tekankan untuk TIDAK MEMBELI barang pada online shop tersebut. 

           Lalu bagaimana bila online shop tersebut merupakan re seller yang tentunya akan memiliki foto yang sama dengan online shop lain yang juga merupakan re seller. Apabila online shop tersebut merupakan re seller maka kalian tentu akan menemukan deskripsi dari online shop tersebut di kolom profil mereka, dan apabila kalian tidak menemukannya maka kalian berhak menanyakan perihal online shop tersebut, apakah sifatnya sebagai supplier, re seller, atau bahkan drop shipper. 

Sekian tips & trick kali ini semoga bermanfaat untuk kalian para calon buyers yang akan melakukan online shopping di Instagram. Belanja aman, belanja nyaman!

Sunday, July 24, 2016

Review Film "Sabtu Bersama Bapak"


http://movie.co.id/wp-content/uploads/2015/02/Poster-film-Sabtu-Bersama-Bapak-1.jpg
Produser        : Ody Mulya Hidayat
Sutradara       : Monty Tiwa
Penulis          : Adhitya Mulya, Monty Tiwa
Cast               : Abimana Aryasatya, Acha Septriaasa, Arifin Putra, Deva Mahenra, Ira WibowoSheila Dara Aisha

Apa yang seorang bapak akan lakukan jika dia tahu hidupnya tidak akan lama lagi? Apa yang seorang istri akan lakukan, jika dia tahu sebentar lagi, dia harus menempuh semua tantangan hidup, sendiri? Apa yang seorang pria akan lakukan, jika dia harus tmbuh tanpa seorang bapak?
Gunawan Garnida (Abimana Aryasatya) memiliki jawabannya. Gunawan tahu dia tidak akan dapat melihat kedua anaknya, Satya dan Cakra, tumbuh. Gunawan memutuskan untuk melakukan sesuatu agar kedua anaknya tetap tidak kehilangan sosok bapak dalam hidup mereka.
Setelah dewasa, Satya (Arifin Putra) dan Cakra (Deva Mahenra) memiliki masalah mereka sendiri. Satya memiliki masalah dengan cara dia membina rumah tangga bersama Rissa (Acha Septriasha) dan Cakra mengalami kesulitan mencari jodoh. Ibu Itje pun tidak luput dari masalah, yang dia putuskan untuk dia jalani sendiri.
Apakah Gunawan, yang sudah lama berpulang, dapat menolong mereka?

Review:

Secara keseluruhan film ini berhasil (setidaknya) menggambarkan sebanyak 80% cerita dari novelnya. Bagian awal film berhasil menyentuh hati penonton, saya pun ikut terenyuh ketika menontonnya. Namun ada beberapa bagian yang menyajikan editing yang kurang baik, banyak efek-efek dreamy yang ternyata tak memiliki makna yang berkaitan dengan cerita. Permainan efek di film ini menurut saya terlalu dipaksakan sehingga mengurangi esensi ceritanya.

Sebagai orang yang telah membaca novelnya terlebih dahulu, banyak peran-peran yang terkesan dilebih-lebihkan di film dibanding di novel, dan banyak dialog yang menurut saya terkesan garing (kalau anak jaman seakarang bilangnya receh). Namun dari itu semua akting-akting para cast patut diacungi jempol, karena mereka sangat mendalami perannya masing-masing.

Banyak bagian yang terkesan penting di dalam novel tetapi tidak dijelaskan di dalam filmnya. Saya jujur saja merasa kecewa dengan hal tersebut. Saya sangat amat menikmati cerita yang dituliskan di dalam novel dibanding dengan cerita yang digambarkan di film. Untuk itu saya memberi poin 3 dari 5 untuk film ini. Penilaian saya bisa saja subjektif, maka alangkah baiknya jika kalian menonton terlebih dahulu filmnya dan coba bandingkan dengan novelnya. Maju terus perfilman indonesia semoga penilaian ini dapat mengajak insan film di Indonesia untuk berbenah menjadi lebih baik lagi.

Monday, May 23, 2016

Info Lomba Menulis 2016

Buat teman-teman yang bingung liburan mau ngapain, dan bingung mencari kegiatan di bulan puasa nanti, Yuk kita tengok lomba-lomba menulis berikut ini!

1. Lomba Cerpen Nasional Tema Mimpi, Deadline: 5 Juni 2016

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1608080402849350&set=a.1608080866182637.1073741827.100009422187750&type=3&theater


2. Kompetisi Menulis Cinta Dalam Kata, Deadline: 18 Juni 2016.

http://www.festivalfair.co/2016/05/kompetisi-menulis-cintadalamkata.html


3. Lomba Nulis Puisi Ramadhan, Deadline: 20 Juni 2016

https://poetryprairie.com/lomba-puisi-internasional/lomba-puisi-nasional-2/lomba-nulis-puisi-ramadhan-msb-dl-20-juni-2016/



4. Lomba Menulis Artikel Ilmiah Populer, Deadline: 25 Juni 2016

http://www.festivalfair.co/2016/05/lomba-menulis-artikel-ilmiah-populer.html



5. Lomba Nulis Cerpen bersama Nahima Press, Deadline: 27 Juni 2016.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=695593763914634&set=gm.1736430733308211&type=3&theater



Bagaimana apa kalian tertarik? Segara daftarkan diri kalian dan kirimkan naskah terbaik versi kalian! Untuk info lebih lanjut klik link di bawah gambar. Ikuti terus yaa info-info menarik di blog ini #LombaMenulis2016